Tips memotret tentang Istilah Dasar Fotografi Yang Wajib Anda Pahami disebutkan istilah Bukaan, Diafragma, Aperture.
Nah pada kesempatan kali ini, kami akan membahas arti aperture secara lebih detail. Bukaan atau Diafragma atau Aperture adalah istilah fotografi yang mendefinisikan seberapa besar lensa terbuka (bukaan lensa) saat kita mengambil foto.
Fungsi dari 'aperture' sendiri adalah mengontrol seberapa banyak cahaya yang masuk ke sensor kamera lewat bukaan pada lensa tersebut.
Ketika tombol shutter dipencet, saat itulah lubang di depan sensor kamera akan terbuka.
Dan setingan aperture lah yang menentukan seberapa besar lubang itu terbuka. Semakin besar terbuka, maka makin banyak cahaya masuk yang akan dibaca oleh sensor kamera.
Aperture atau bukaan dinyatakan dalam satuan F-stop.
Seperti diungkap diatas, fungsi utama aperture adalah sebagai pengendali seberapa besar lubang didepan sensor terbuka. Semakin besar nilai F-nya , makin kecil diameter / diafragmanya terbuka dan begitu juga sebaliknya, makin kecil angka F-nya makin besar diafragma terbuka.
Perhatikan ilustari bukaan lensa di bawah ini:
Ilustrasi Aperture Lensa
Pada gambar di atas terlihat, F4, F8 dan F16 memiliki perbedaan bukaan lubang/diafragma sebuah lensa. F4 lebih besar terbuka dari pada F8. Dan F8 lebih besar terbuka diafragmanya ketimbang F16.
Berikut nilai aperture yang umum pada sebuah lensa :
f/1.4, f/1.8, f/2, f/2.2, f/2.8, f/4.0, f/5.6, f/8, f/11, f/16, f/22, f32
Pengaturan Aperture
Pengaturan aperture dari f/1.4 ke f/1.8 akan membuat cahaya berkurang setengah dari sebelumnya karena memang diameternya mengecil menjadi setengah seperti yang sudah dijelaskan di atas.
jika anda ingin menambahkan, silahkan pergunakan form komentar
Post a Comment